Minggu, 07 Desember 2014

The Heirs; mahkota kekayaan, ketenaran, atau cinta?



Sebagai penulis Kim Eun Sook juga berhasil menyampaikan benang merah dalam cerita ini bahwa hidup harus memilih dan kita harus menanggung pilihan kita. Pada saat Tan memutuskan kembali ke korea ia mengumpulkan tugas esainya. Isi esai itu "ia yang hendak mengenakan mahkota, mengemban mahkota" 


Dan Kim Tan melangkah penuh keyakinan untuk pulang ke Korea, setelah mengumpulkan tugasnya. Llau bergumam dalam hati "Ia yang hendak mengenakan mahkota, harus menahan beban dari mahkota itu"

Kemudian di episode terakhir, guru Kim Tan mengirimkan buku tugasnya itu dan menuliskan pertanyaan di bawah tulisan Tan: "Mahkota seperti apa yang kau coba kenakan? Apakah mahkota kekayaan, ketenaran, atau cinta?"


Kim Won yang berhasil mencapai impiannya. Memunyai kekuasan yang tinggi dalam group Jeguk (kekayaan), tapi setiap malam ia merasa kesepian dan kehilangan wanita yang ia cintai. Kim Tan yang memeroleh cintanya (Cha Eun Sang) yang harus menunjukan kepada semua orang siapa ia sebenarnya. Ia rela melepaskan segala yang dimilikinya. kenapa?
karena seperti yang dikatakan Hyun Joo, bagi Kim Tan Eun Sang adalah dunianya (cinta). Sedangkan dunia Kim Won adalah group Jeguk (kekayaan).   





Jejakku Jejakmu; Akan kah bertemu?



#
Seperti jejak-jejak kaki di pepasiran, berserak. tak tentu arah, tak beraturan. Akan kah jejakku jejakmu dapat bertemu? Berjalan saling menyejajari menuju jalan yang sama, rumah yang sama?
 
#
Percayalah, kalau kita tak akan tersesat atau kesasar. Takdirlah yang menuntun jalan kita untuk bertemu lagi. Kita hanya cukup memercayainya, seperti kita memercayai bahwa Tuhan itu ada. Itu saja.

.     pantai Pengandaran
19.11.14

The Heirs; Baju Couple


Jika Kim Tan & Eun Sang punya baju couple


 saya juga punya


Jika baju Kim Tan Eun Sang dari California, saya dari Jogya.
sama-sama souvenir
sama-sama kaos oblong



Kamis, 04 Desember 2014

ombak


ombak putih berbuih di tengah lautan nan bebas. sebebas jiwaku. sebebas langkahku. meninggalkan jejak yang seketika dihempas gelombang. ada debur doa yang berhembus syahdu  menuju langit-Mu nan biru. sebuah huruf. sebuah kata.

ya, bagaikan buih ombak yang pecah di bibir pantai. Dapat kah rasa itu juga pecah di bibirmu? agar ku bisa menggenggamnya erat dengan hatiku.

dari sini kukabarkan pada samudera yang tebentang luas
aku menunggumu.
11.11.14
senja di atas kapal Kelud

Ending The Heirs; sederhana dan realita



Meski banyak orang yang kecewa terhadap ending The Heirs, tapi menurut saya pribadi ending tersebutlah yang terbaik. Ingat lo cerita ini kan tentang kehidupan anak SMA yang tentunya memunyai dunia remaja seperti remaja pada umumnya tak peduli mau kaya atau miskin, tetap saja sama. Dunia yang penuh dengan impian, rencana, harapan, cita-cita, dan keinginan. Ya Cerita ini ditutup dengan kita mengetahui apa impian Kim Tan. 

Ingatkah saat Kim Tan ulang tahun, ia cepat-cepat meniup lilinnya tanpa melakukan permintaan.  Sampai Nyonya Han protes. 



Tapi sebenarnya Kim Tan uda menyebutkan apa permintaannya dalam hati. Ia bercerita kepada Cha Eun Sang bahwa ia menginginlan semua orang hidup berbahagia. 


Mereka berdua sama-sama membayangkan bahwa sepuluh tahun kedepan semua orang yang mereka kenal hidup bahagia dan tersenyum. sebuah impian yang sederhana tapi indah penuh dengan ketulusan. ketulusan itulah yang akan membuat hati kita damai dan bahagia.

all smile....

 tersenyumlah kim tan, choi young do, cha eun sang

berbahagialah kim tan cha eun sang


Jadi mengingatkan saya pada masa SMA. Saya sering membayangkan akan seperti apa kehidupan saya di masa depan, akan menjadi seperti apa saya, dan lain sebagainya. Tapi itulah dunia remaja.  Bukan kah impian terkadang membuat kita bahagia dan menjadi sumber kekuatan di saat kita mulai mengutuk kehidupan yang kejam ini. Seperti Cha Eun Sang yang mengutuk kehidupannya, iri terhadap teman-temannya yang kaya. Padahal belum tentu orang kita lihat sempurna, hidupnya akan sesempurna yang kita pikirkan.


Meskipun perjalanan mewujudkan impian itu tidaklah mudah, tapi seperti yang dikatakan Cha Eun Sang dan Kim Tan:
Cha Eun Sang: kami bisa saja terjatuh lagi. Dan mungkin berlutut lagi. Tapi…
Kim Tan: meski begitu kami akan berjalan maju…

benar-benar sebuah ending yang begitu sederhana, begitu realita...


 sampai jumpai di drama berikutnya.... daaaaa......daaaaa......