Minggu, 15 Maret 2015

Best Moments: Kill Me Heal Me Episode 13 - 14



Sakit-sakit Ri Jin tetap mencari makanan di kulkas. *uwalah kalo saya sakit, saya sih sudah lupa sama makan.
Suasana serius berubah menjadi suasana yang lucu. Ahn Yo Na muncul di depan Ri On. Tebak apa yang terjadi? Ri On tertimpa malapetaka dan aku tertawa di atas penderitaan Ri on.



 Yo Na langsung hambur ke pelukkan Ri On yang wajahnya sudah ketakutan.
 Ah Yo Na minta dibelii makanan dan suapi sama Ri On. Dengan tangan gemetar Ri On mengarahkan sendok ke mulut Yo Na, tapi tatapan banyak orang pasti berpikir mereka gay. Yo Na minta ditangkap Ri Jin.
 

Maka terjadilah kejar-mengejar. *hahaha.. adegan ini seperti cerita cinta segitiga ya antara Ri Jin, Yo Na dan Ri On. LOL..


Setiap Do Hyun mengajak Ri On bicara serius, selalu saja ayah tiba-tiba hadir mengingatkan kerjaan mereka yang belum selesai. Ya dijewer ayah plus repetannya yang panjang.


Kena keplak sama ayah waktu ngupas bawang plus komentar panjang.
Waktu bawa bawa bebek, ayah yang tiba-tiba nongol di tengah Do Hyun dan Ri On plus komentar yang panjang.
 Ayah yang mengadu kepala Do Hyun dan Ri On saat membelah kayu. “Ah, orang-orang ini syuting melodrama sepanjang hari,” ucap ayah. *hahaha… memang ya sih, dari tadi mereka kayak syuting melodrama.
Semua menghadap kamera dan mengucapkan selamat har imlek.

Ayah yang dasar narsis meminta Ri On mengambil tongsis untuk foto. Karena Ri On tak mau, akhirnya Ri Jin mengambil insiatif mengambil foto dengan Hp-nya sembari berkata “Ingatlah, 19 Februari 2015, momen bahagia saat kita bersama.”

Ayah, ibu dan Ri On membujuk Do Hyun untuk minum yang dari tadi enggak mau minum. Ri Jin pun yang sudah mabuk , bangkit berkacak pinggang dan meminta semuanya menghormati keputusan prianya. Hahaha…. sontak aja semua terkejut karena secara langsung Ri Jin mengaku kalo Do Hyun adalah pacarnya.
 Ri Jin pun ambruk. Do Hyun dan Ri On saling berebutan membawa Ri Jin ke kamar. Hingga ibu berkomentar. “Dia akan robek!”

***

"Oh Ri Jin, jika kau mengalami masa sulit atau penasaran pada sesuatu atau ketika ada yang ingin kau bicarakan. Bisakah aku menjadi orang pertama yang mendengarnya? Saat kau takut pergi ke ruang bawah tanah dan ingin pergi bersama seseorang. Saat ada sesuatu yang sangat ingin kau hindari. Bisakah aku melakukannya bersamamu. Apapun itu, aku ingin mengatasi segala sesuatu bersamamu. Kenangan burukku, aku ingin menghapusnya dengan kenangan indah bersamamu itulah mengapa..." ucap Do Hyun. 
"Itulah mengapa... itulah mengapa... aku akan melakukannya bersamamu," sambung Ri Jin. 
(ciee... mereka resmi jadian)  



Rabu, 04 Maret 2015

Best Moments: Kill Me Heal Me Episode 10 - 12



Shin Se Gi marah dan cemburu mendapatkan Ri Jin ada di samping Cha Do Hyun. Tapi ia masih menjadi anak manis yang penurut sama Ri Jin. LOL

 Di Kantor Se Gi menebar pesona. Karyawan perempuan jadi terpesona.
Semua orang tercengang melihat Se Gi menguap dan menaikkan kaki di atas meja. “Apa kalian tak pernah melihat pria tampan menguap?” tanya Se Gi.  *Se Gi ini orangnya kepedean tingkat tinggi ya.
Ri Jin dan Sekretaris Ahn masuk ke ruang rapat. Karena Shin Se Gi enggak mau disentuh, jadi sekretaris Ahn menarik kursinya ke luar.
 Se Gi terus-menerus bilang jangan menyentuhnya jika Ri Jin tidak memilihnya. Ri Jin pun merasa kesal, ia pun malah sengaja menyentuh Se Gi. Jadinya, mereka bertengkar seperti anak-anak. Pertengkaran itu dihentikan sekretaris Ahn, dan Cha Do Hyun kembali sambil duduk di kursinya dengan gayanya yang slengengan. LOL. Bahasa apa ini?

Saat rapat tengah berlangsung Se Gi tak mendengarkan Ki Joon. Ia justru asyik menulis “Oh Ri Jin, kaulah bintang hatiku plus dengan gambar lope-lope. Ki Joon, bajingan yang membosankan.” Lalu kertas itu cepat-cepat disembunyikan sekretaris Ahn.

Ri On merelakan Ri Jin kembali merawat Do Hyun. Tentu saja Ri Jin senang. Merekapun melakukan kebiasaan mereka waktu kecil. Awalnya, Ri On enggak mau. Yakin  Ri On enggak mau? Secara dia kan orangnya kocak banget. Merekapun meniru salah satu tokoh dalam film anak seperti power renject gitu gayanya.

Ah, Se Gi ngambek kayak anak kecil, karena Ri Jin belum memutuskan memilih dia atau Do Hyun. *Lucu deh masak cemburu sama diri sendiri? Mungkin ini yang dipikirkan Ri Jin. 

Esok paginya, Ri Jin dikejutkan dengan papan putar yang bertuliskan Shin Se Gi dengan wilayah warna hijau yang luaaaas, sedangkan Cha Do Hyun dengan wilayah warna putih yang keciiiiill banget.
“Aku menyiapkannya karena kamu tampak kesulitan untuk memilih. Jika kamu tidak bisa memutuskannya, serahkan saja pada Tuhan,” ucap Se Gi.
 Dengan yakin bahwa ia yang akan terpilih, Se Gi menyuruh Ri Jin memutar papan itu.
  Dan hasilnya, jarum itu tepat berhenti di wilayah yang sempit itu.
 Ri Jin pun shock, apalagi Se Gi. Ia menjerit-jerit minta diulang. Untungnya Ri Jin bilang ini tidak sah barulah Se Gi agak tenang. Tapi raut wajah Se Gi masih terlihat shock.

Karena hasil papan putar itu tidak sah, Ri Jin berhasil menyuruh Se Gi ke kantor dan mengendalikannya. Bahkan memintanya memakai baju ala Do Hyun.
Ri Jin pun menurunkan rambut Se Gi, tapi Se Gi bilang itu harga dirinya yang terakhir. Ri Jin pun membiarkannya saja malah ia menyuruh naikan aja.
Se Gi tetaplah Se Gi yang tak bisa bernampilan rapi seperti Cha Do Hyun. Ia melonggarkan dasinya. 
 Ia juga meminta Ri Jin jangan memakai tas yang diberikan ibunya. Tapi Ri Jin menolak. Akibatnya Se Gi melepasakan dasi dan mencampakkannya. Se Gi dan Ri Jin pun beradu debat lagi, pakai gaya rapper pula itu. 




Se Gi berhasil memperpanjang kontrak group Rocking yang diwakili J-I dengan syarat J-I diizinkan bermain film. Aih, J-I ini adalah idola yang dikejar Ahn Yo Na. audisi akting pun dilakukan khusus untuk J-I. mulai dari peran raja, preman hingga prajurit. 

 J-I mengangkat pedangnya sembari berteriak “Beri tahu bahwa itu mungkin!”. Entah kesal tau ingin cepat selesai, Se Gi memukul meja sambil angkat tangan dan berteriak keras “Diiziiiiiiinkan.” Dan berkata “Dari sisi manapun aktingnya jelek. Cocok dengan trend saat ini. Sempurna.” *ini pujian apa cacian ya?
Selesai bekerja, Se Gi mengajak Ri Jin bermain-main. Mulai dari games, foto-foto hingga membeli make-up untuk Ri Jin.

Yeee, Cha Do Hyun come back. Ri Jin menangis histeri bahagia. Tentunya Cha Do Hyun tersentuh, karena ada orang yang selalu menunggunya kembali. Dan saya ikut terharu.

Cha Do Hyun penasaran dengan papan putar yang digunakan Se Gi untuk Ri Jin mengambil keputusan. Cha Do Hyun bahagia mengetahui hasilnya, serasa ada bunga sakura yang gugur. Lalu, Ri Jin bilang bahwa hasil itu tak sah. Do Hyun jadi kesal “Kenapa kamu menantang kehendak Tuhan?”


 Ri Jin membujuk Do Hyun memakai baju gaya Se Gi. Lalu ia meminta menaikan rambutnya. Sama seperti Se Gi, Do Hyun juga enggak mau. 


Sesampai di kantor, Do Hyun heran semua karyawan permpuan menatapnya. Jadi, Ri Jin menyuruh Do Hyun untuk melambai dan tersenyum. Sontak aja karyawan itu teriak histeris seperti ketemu sama idolanya. 

Dan yang lebih mengejutkan sekretaris Choi memakia gaya baju Se Gi, sampai-sampai Ki Joon kesal.
Keheranan Do Hyun tak berhenti di situ saja. J-I yang aktingnya dipuji oleh Se Gi merasa tersentuh. 
 Ia memutuskan memulai dari peran kecil dan menolak bermain di film. J-I meminta Do Hyun menjerit seperti dirinya. Dan semua bertepuk tangan deh. *J-I dan Do Hyun terlihat seperti abang-beradik.