Hampir
semua puzzle tersusun menjadi gambar yang sempurna. Alasan kenapa Se Gi dan Ferry
Park tercipta. Penyebab tragedi kebakaran 21 tahun yang lalu.
Namun, tetap ada
momen tersweetnya sekaligus buat saya nangis Bombay. Ri Jin mengakui perasaan
pada Cha Do Hyun lewat rekaman video yang tersimpan dalam flashdisk.
Semua
kepribadian lain Do Hyun muncul lagi, namun kali ini Ri Jin tidak menghadapinya
sendiri. *yeeeeaaaa abang beradik bekerja sama
Se
Gi mengajak Ri Jin pergi. "Ayo kabur. Dimulai dari memori yang menyeramkan kita." Se Gi mengulurkan tangannya dan Ri Jin memberi tangannya untuk digenggam Se Gi. *aw.. aw... saya paling suka adegan ini lo.
Se Gi menceritakan semua kenangan mengerikan yang
mereka alami semasa kecil. Tiba-tiba Alex, Teman lama Do Hyun di Amerika
menelepon dan mengajak untuk bertemu.
Se
Gi mencekik leher Alex karena berani menyentuh Ri Jin. Ri Jin berteriak memanggil
Do Hyun dan seketika Do Hyun kembali.
Do
Hyun mengantar Ri Jin pulang. Sebelum masuk ke dalam mobil, entah mengapa
kepala Do Hyun sakit, lalu muncullah Ferry Park. Ayah
Ri Jin mengajak Ferry Park masuk ke dalam dan menyuruhnya minum. Tapi sayangnya
Ferry Park pingsan. Ri Jin dan Ri On cepat-cepat membawa Ferry Park ke kamar Ri
On.
Abang
beradik pun berdisuksi kenapa semua kepribadian muncul?
Dari
sudut penulis medis “Dia pasti dalam keadaan yang sulit. Karena hatinya goyah,
kepribadian lain mempunyai kesempatan lebih untuk muncul,” ucap Ri Jin.
Dari
sudut pandang penulis “Saat Do Hyun tidak dapat bertemu denganmu sebagai
dirinya sendiri, bukankah terlihat kepribadian lainnya menggantikan dirinya?”
Ahn
Yo Sub membaca buku di kamar Ri Jin. Ia ingin menulis puisi yang bagus, namun
waktu yang ia miliki tinggal sediki. *kayaknya pertanda Do Hyun akan sembuh ne.
Yo Sub pun mengucapkan salam perpisahan sama Ri Jin. *wah, teringat Park So Ha
dan Jang Hye Sung di I Hear Your Voice.
Ri
On tiba-tiba muncul sambil berteriak dan menolak Yo Sub dari Ri Jin hingga
ia terjatuh. Akibatnya, Ri On ketimpa musibah, Yo Na muncul dan langsung berlari memeluk Ri On. *taruhan. pasti Ri On tadi nyesal uda nolak Yo Sub.
Perundingan pun dilakukan, tentang Yo Na harus tidur di mana? Ri On dan Ri Jin berkukuh menolak tidak menerima Yo Na tidur di kamarnya.
"Apa dia akan tidur di kamarku? dia pria," ucap Ri Jin.
"Lalu? haruskah dia tidur di kamarku sebagai wanita," timpal Ri On.
Akhirnya, mereka menggunakan cara batu, kertas, gunting. Hasilnya Ri On menang dan berseru senang.
Yo Na pun tidur di kamar Ri Jin. Ri Jin mengikat tangan Yo Na dengan tangannya. Akhirnya, Ri Jin yang dasarnya tidurnya lasak, membuat ia terjatuh dari tempat tidur dan tidur di samping Yo Na.
Dan sama seperti masa kecil mereka yang di tidur saling berhadapan. Do Hyun kembali muncul dan sadar. Ia sempat terkejut mendapati Ri Jin ada di hadapannya. Ri Jin pun juga bagun dari tidurnya dan bertanya. "Kau Siapa? Yo Na?"
"Aku Cha Do Hyun," jawab Do Hyun. "Aku belajar bahwa ketidakhadiranmu adalah yang paling menyakitkan. Jadi, jangan pergi. Tetaplah bersamaku," sambung Do Hyun. *aw... aw... Ri On dan Do Hyun kembali rujuk. LOL
Tapi, tiba-tiba Ri On datang menghidupkan lampu kamar Ri Jin, membuat Ri Jin dan Do Hyun jadi salah tingkah. *duh, radarnya Ri On ne kuat juga ya.

Do Hyun pun berpura-pura menjadi Yo Na dan permisi pulang. Namun, Ri On tak mudah dibohongi ia tahu bahwa itu Do hyun.
"Dia bukan Yo Na kan? Dia Cha Do Hyun kan?" tanya Ri On.
"Ya, bagaimana kau tahu?" jawab Ri Jin.
"Tidak mungkin Yo Na menghindar dariku."
"Apa itu... terlalu percaya diri. Apa mungkin kau sedih?" tuduh Ri Jin.
Sontak aja Ri On membantah, *hahaha... cintaa segitiga kembali terulang. Antara Ri On, Yo Na dan Ri Jin.
Do Hyun kembali ke perusahaan Seng Jin Grup sebagai presdir. Ri Jin pun kembali sebagai psikiater sekaligus wanita Do Hyun. * scen penutup yang manis